Ketua Komunitas KOWARTEG Nusantara Sahono Suryadi Hadiri Konferensi Pers APKLI Perjuangan

Gmpnews.id, Jakarta – Komunitas KOWARTEG (Komunitas Warteg) Nusantara turut menghadiri konferensi pers yang diselenggarakan oleh Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) Perjuangan di Jakarta, Kamis (25/6). Kehadiran komunitas ini menjadi bentuk dukungan nyata terhadap perjuangan ekonomi kerakyatan yang diusung APKLI Perjuangan.

Ketua Komunitas KOWARTEG Nusantara, Sahono Suryadi, hadir langsung dalam kegiatan tersebut bersama sejumlah perwakilan pelaku usaha mikro sektor kuliner. Dalam kesempatan itu, ia menegaskan pentingnya sinergi antara pedagang kecil, komunitas usaha, dan organisasi perjuangan dalam memperkuat posisi ekonomi rakyat di tengah tantangan global.

Konferensi pers APKLI Perjuangan sendiri menyoroti sejumlah isu strategis, termasuk dukungan terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai upaya memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat kecil.

Konferensi pers APKLI Perjuangan sendiri menyoroti sejumlah isu strategis, termasuk dukungan terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai upaya memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat kecil. KOWARTEG Nusantara juga menolak penghentian MBG dan KDMP, yang dinilai penting bagi keberlanjutan ekonomi rakyat kecil.

Sahono Suryadi menyampaikan bahwa pelaku usaha warteg memiliki peran penting dalam rantai pasok pangan nasional, terutama dalam mendukung program-program pemerintah yang berbasis kerakyatan.

“Kami dari KOWARTEG Nusantara siap berkontribusi dalam menyukseskan program-program yang berpihak kepada rakyat kecil. Warteg bukan hanya tempat makan, tetapi juga bagian dari ekosistem ekonomi rakyat,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum APKLI PERJUANGAN, dr. Ali Mahsun ATMO, M.Biomed., menegaskan bahwa MBG dan KDKMP merupakan dua kebijakan mendasar, strategis dan penting yang memiliki misi besar bagi masa depan bangsa. Menurutnya, program-program seperti ini baru benar-benar hadir di bawah kepemimpinan Presiden RI Prabowo Subianto sejak Indonesia merdeka 17 Agustus 1945. Sudah puluhan tahun rakyat menantikan intervensi negara di sektor pangan, gizi, dan ekonomi kerakyatan, pengejawantahan amanah Pembukaan UUD 1945.

“MBG dan KDKMP tidak boleh di-stop. Ini adalah momentum besar yang sangat genuin dalam sejarah kebijakan ekonomi kerakyatan Indonesia. Program ini bukan hanya menyentuh kebutuhan dasar rakyat, tetapi juga menjadi instrumen strategis membangun generasi emas, memperkuat UMKM, serta menggerakkan ekonomi nasional guna menggapai target Presiden Prabowo tumbuh 8 persen,” ujar dr. Ali Mahsun dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (25/6/2026).

Kehadiran KOWARTEG Nusantara dalam konferensi pers tersebut sekaligus mempertegas komitmen komunitas dalam mendukung kebijakan pemerintah yang berorientasi pada pemberdayaan UMKM serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

APKLI Perjuangan berharap kolaborasi antara komunitas usaha seperti KOWARTEG Nusantara dengan berbagai pihak dapat semakin diperkuat, sehingga program-program strategis nasional benar-benar memberikan dampak nyata bagi rakyat. (Syz08)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *