Gmpnews.id, Kabupaten Tangerang – Dewan Koordinasi Nasional (DKN) Garda Prabowo melaksanakan kunjungan kerja ke Dewan Koordinasi Cabang (DKC) Kabupaten Tangerang pada Rabu (1/7/2026), sebagai bagian dari upaya memperkuat konsolidasi organisasi hingga ke tingkat daerah.
Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam meningkatkan koordinasi, sinergi, serta soliditas antar pengurus, mulai dari tingkat nasional hingga sektor. Kunjungan kerja tersebut juga bertujuan memastikan implementasi program dan arah kebijakan organisasi berjalan selaras, terintegrasi, dan berkesinambungan di seluruh tingkatan struktur.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Departemen Komunikasi, Informatika, dan Digital (Kominfodigi) DKN Garda Prabowo, Syah Ridho Zulqifar; Departemen Pemuda dan Olahraga, Ceppy Suhandi; serta Anggota DKN Garda Prabowo, Arif.
Dalam kesempatan tersebut, jajaran DKN Garda Prabowo melalui Departemen Komunikasi, Informatika, dan Digital (Kominfodigi), Syah Ridho Zulqifar, yang menyampaikan instruksi dari pimpinan tertinggi Garda Prabowo, menegaskan bahwa konsolidasi organisasi tidak sekadar agenda rutin, melainkan bagian dari strategi besar dalam membangun kapasitas kelembagaan yang adaptif dan responsif terhadap dinamika sosial.
“Penguatan konsolidasi ini merupakan langkah fundamental dalam memastikan bahwa Garda Prabowo memiliki daya tahan organisasi (organizational resilience) yang kuat, sekaligus mampu bertransformasi mengikuti perkembangan zaman. Kami mendorong terciptanya tata kelola organisasi yang modern, berbasis pada prinsip profesionalisme, akuntabilitas, dan transparansi,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa Garda Prabowo harus mampu memposisikan diri sebagai entitas strategis yang tidak hanya bergerak secara struktural, tetapi juga fungsional dalam menjawab kebutuhan masyarakat.
“Ke depan, organisasi Garda Prabowo diharapkan tidak hanya menjadi instrumen konsolidasi, tetapi juga sebagai katalisator perubahan sosial yang konstruktif. Oleh karena itu, penguatan kapasitas sumber daya manusia, optimalisasi peran teknologi digital, serta pengembangan program berbasis kebutuhan riil masyarakat menjadi prioritas utama,” lanjutnya.
Ditempat yang sama, Departemen Pemuda dan Olahraga, Ceppy Suhandi menyampaikan bahwa dalam pertemuan dengan pengurus DKC Kabupaten Tangerang ini, turut membahas berbagai agenda kerja ke depan, di antaranya penguatan struktur organisasi, peningkatan kapasitas anggota melalui pelatihan berkelanjutan, serta pengembangan program sosial kemasyarakatan yang berdampak langsung.
“Keberadaan struktur organisasi yang terbangun secara sistematis dari tingkat pusat hingga daerah merupakan kekuatan utama dalam menjaga kesinambungan program serta efektivitas gerakan organisasi di lapangan,”ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal DKN Garda Prabowo, Andri Yusana, dalam keterangannya menyampaikan bahwa kunjungan kerja ini merupakan manifestasi nyata dari komitmen organisasi dalam membangun kohesi internal yang kuat serta mempererat hubungan antar lini kepengurusan.
“Kehadiran DKN di tengah-tengah jajaran DKC bukan sekadar simbolik, melainkan bentuk konkret dari pendekatan partisipatif dan inklusif dalam tata kelola organisasi. Kami ingin memastikan bahwa seluruh elemen, baik di tingkat DKD, DKC, hingga DKS, memiliki ruang yang sama untuk berkembang, berkontribusi, serta terlibat aktif dalam proses pengambilan kebijakan,” ungkapnya.
Menurutnya, penguatan organisasi harus dilakukan secara simultan dan berkelanjutan, dengan mengedepankan prinsip kolaborasi dan integrasi antar lini.
“Dalam perspektif kelembagaan, organisasi yang kuat adalah organisasi yang mampu membangun sinergi vertikal dan horizontal secara harmonis. Oleh karena itu, konsolidasi ini diarahkan untuk memperkuat keselarasan visi, mempertegas arah gerak organisasi, serta meningkatkan efektivitas koordinasi lintas struktur,” jelas Andri.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga integritas dan loyalitas sebagai fondasi utama dalam membangun organisasi yang kredibel.
“Integritas bukan hanya nilai normatif, tetapi harus menjadi praktik nyata dalam setiap aktivitas organisasi Garda Prabowo. Loyalitas pun harus dimaknai secara konstruktif, yakni kesetiaan terhadap visi, misi, serta tujuan besar organisasi dalam memberikan kontribusi bagi masyarakat dan bangsa,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua DKC Kabupaten Tangerang, Ir. H. Alex Setiabudi, menyambut baik kunjungan kerja jajaran DKN Garda Prabowo sebagai bentuk perhatian dan penguatan terhadap struktur organisasi di tingkat daerah.
“Kunjungan ini memiliki nilai strategis dalam mempererat hubungan kelembagaan sekaligus memperkuat semangat kolektif seluruh jajaran pengurus di daerah. Bagi kami di DKC Kabupaten Tangerang, kehadiran DKN menjadi energi baru dalam meningkatkan kinerja organisasi yang lebih terarah, terukur, dan berdampak,” ujarnya.
Ia menilai bahwa konsolidasi yang dilakukan secara langsung akan memberikan dampak signifikan terhadap efektivitas gerakan organisasi di tingkat akar rumput.
“Melalui interaksi dan dialog yang konstruktif, kami dapat menyelaraskan persepsi, memperkuat koordinasi, serta merumuskan langkah-langkah strategis yang lebih aplikatif sesuai dengan kebutuhan di lapangan. Hal ini penting agar program-program organisasi tidak hanya bersifat normatif, tetapi benar-benar implementatif dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” jelasnya.
Ir. H. Alex Setiabudi juga menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat peran DKC sebagai garda terdepan dalam menjalankan visi dan misi organisasi.
“Kami berkomitmen untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperkuat struktur kelembagaan, serta mengoptimalkan program kerja yang berorientasi pada pelayanan dan pemberdayaan masyarakat. Sinergi antara pusat dan daerah menjadi kunci utama dalam mewujudkan organisasi yang solid dan berdaya saing,” tegasnya.
Melalui kunjungan kerja ini, diharapkan koordinasi antara DKN dan DKC semakin solid serta mampu menghadirkan kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan nasional dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh semangat kebersamaan dan diakhiri dengan sesi diskusi interaktif serta penguatan komitmen antar pengurus untuk terus menjaga loyalitas, soliditas, dan integritas organisasi secara berkelanjutan. (Syz08)