Gmpnews.id, Bogor – Keluarga Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) bersama Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Cabang Bogor menggelar acara buka puasa bersama yang berlangsung meriah dan penuh kekeluargaan di kediaman Rokhmin Dahuri, anggota DPR RI Komisi IV, Minggu (1/3/2026) malam.
Acara yang digelar di Vila Indah Pajajaran, Jalan Brawijaya No. 5, Bogor ini dipadati ratusan tamu undangan hingga tumpah ruah ke halaman dan menutup sebagian jalan. Panitia mengatur penempatan jamaah secara tertib: peserta pria di lantai satu, peserta wanita di lantai dua, serta tenda tambahan di halaman.

Sejumlah tokoh penting tingkat nasional dan lokal turut menghadiri kegiatan tersebut, antara lain Wakil Menteri Agama RI Romo Raden Mohamad Syafei, Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB) Dr. Alim, Prof. Asep Saefudin (Rektor UICI), Fadil Hasan dari Dewan Energi Nasional, Ustadz Asegaf, serta pejabat Pemerintah Kota Bogor.
Mewakili KAHMI pusat, Sutomo yang dikenal sebagai pengusaha tambang juga hadir dan memberikan sambutan kebangsaan.
Dalam sambutannya, Rektor IPB Dr. Alim menekankan makna puasa sebagai momentum produktivitas dan perjuangan.
“Puasa bukan hanya menahan lapar dan haus, tetapi momentum meningkatkan kualitas diri dan produktivitas. Nabi Muhammad SAW bahkan memenangkan Perang Badar saat berpuasa,” ujarnya.
Ia juga menyebut kepemimpinan IPB sebelumnya oleh Prof. Arif Satria yang kini menjabat Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).
Panitia menyediakan hidangan berbuka secara melimpah, antara lain kurma Azwa, bubur sumsum, sirup timun suri, dan air minum kemasan sehingga seluruh peserta dapat menikmati sajian dengan nyaman.
Usai adzan Maghrib, jamaah langsung melaksanakan salat berjamaah dengan antusias tinggi hingga suasana terasa sangat padat. Kegiatan dilanjutkan makan malam bersama menggunakan nasi kotak khas Padang.
Puncak acara diisi ceramah kebangsaan oleh Wakil Menteri Agama Romo Raden Mohamad Syafei. Dalam tausiyahnya, ia menegaskan pentingnya Islam yang membawa kemaslahatan bagi seluruh umat manusia.
“Perjuangan Islam bukan formalitas simbolik, tetapi bagaimana mewujudkan keadilan dan kemakmuran sebagai rahmat bagi semesta,” tegasnya.
Ia juga menjawab berbagai pertanyaan jamaah, termasuk dari tokoh nasional Eggi Sudjana, dengan penjelasan yang mendalam dan moderat.
Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan salat Isya dan tarawih berjamaah, disertai ceramah singkat dari Ustadz Asegaf. Acara berakhir sekitar pukul 22.30 WIB dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan.
Kegiatan buka puasa bersama ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga forum diskusi informal mengenai isu keumatan dan kebangsaan berbasis nilai Islam moderat.
Kehadiran berbagai tokoh lintas bidang menunjukkan kuatnya jaringan KAHMI dan ICMI dalam membangun persatuan umat serta kontribusi bagi pembangunan bangsa, khususnya di momentum bulan suci Ramadan.
Penulis: Kontributor Asep Supriyatna
Editor: Syz08

