Gmpnews.id, Brebes – Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Hemat Cermat (HC) ESSANA SMP Negeri 1 Kersana, Kabupaten Brebes, berlangsung sukses dan kondusif tanpa kendala berarti. Kegiatan yang digelar pada Rabu, 11 Februari 2026 ini dihadiri seluruh anggota koperasi yang terdiri dari tenaga pendidik, karyawan tata usaha, serta instansi terkait.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Bidang Koperasi Dinas Koperasi, UMKM dan Perdagangan Kabupaten Brebes, Sapto Aji Pamungkas, serta Ketua Dewan Koperasi Indonesia Daerah (DEKOPINDA) Kabupaten Brebes, H. Mulyadi.
Dalam sambutannya, Kepala SMP Negeri 1 Kersana, H. Komara, mengajak seluruh anggota untuk aktif berperan membangun dan mengembangkan koperasi sebagai wadah usaha bersama.
Ia menegaskan bahwa koperasi bukan hanya tempat mengambil manfaat saat RAT semata, tetapi harus menjadi bagian dari aktivitas ekonomi sehari-hari anggota.
“Manfaatkan koperasi dengan optimal. Jangan hanya hadir saat RAT untuk menerima uang hadir, sisa hasil usaha (SHU), konsumsi, dan doorprize. Semua itu merupakan hasil dari partisipasi aktif anggota,” ujarnya.
Menurutnya, koperasi hadir untuk memenuhi kebutuhan anggota secara kolektif dan memperkuat ekonomi bersama.
Kepala Bidang Koperasi, Sapto Aji Pamungkas, dalam arahannya menjelaskan keunggulan koperasi dibandingkan sistem belanja di supermarket atau layanan perbankan konvensional.
Ia mencontohkan bahwa berbelanja di supermarket tidak memberikan keuntungan tambahan seperti SHU. Begitu pula dengan perbankan, yang mengenakan biaya administrasi sehingga saldo bisa berkurang jika di bawah ketentuan tertentu.
“Di koperasi, belanja ada SHU, meminjam uang ada jasa peminjam, dan simpanan tidak dikuras biaya administrasi. Simpanan pokok dan simpanan wajib adalah bentuk kepemilikan anggota terhadap koperasi,” jelasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa koperasi merupakan badan usaha yang berlandaskan asas kekeluargaan dan gotong royong.
Sementara itu, Ketua DEKOPINDA Kabupaten Brebes, H. Mulyadi, menegaskan bahwa koperasi merupakan amanat konstitusi sebagaimana tercantum dalam UUD 1945.
Ia mengulas sejarah panjang gerakan koperasi sejak masa perjuangan kemerdekaan, di mana koperasi turut berperan membantu pergerakan nasional. Ia juga menyampaikan bahwa pada 12 Juli 1947, gerakan koperasi Indonesia menetapkan wadah tunggal yang kini dikenal sebagai DEKOPIN.
H.Mulyadi kembali mengingatkan tujuh prinsip koperasi, yakni:
1. Keanggotaan sukarela dan terbuka
2. Pengelolaan secara demokratis
3. Pembagian SHU adil sesuai jasa usaha anggota
4. Balas jasa terbatas terhadap modal
5. Kemandirian
6. Pendidikan perkoperasian
7. Kerja sama antar koperasi
Dalam kesempatan tersebut, DEKOPINDA Kabupaten Brebes memberikan apresiasi kepada KPRI HC ESSANA karena mampu melaksanakan RAT tepat waktu pada bulan Februari, yang menjadi indikator kesehatan koperasi primer.
Menurut H.Mulyadi, keberhasilan ini tidak lepas dari kerja keras pengurus yang diketuai Khotibul Umam serta jajaran pengawas yang dipimpin Dhani Casriana.
Ia juga menyampaikan bahwa Ketua Umum DEKOPIN Pusat saat ini adalah H. Bambang Haryadi, yang juga menjabat Wakil Ketua Komisi XII DPR RI, serta Ketua DEKOPIN Wilayah Jawa Tengah, Hj. Sri Hartini, yang juga menjabat Ketua Komisi B DPRD Jawa Tengah.
Dengan terselenggaranya RAT secara tertib dan penuh semangat kebersamaan, KPRI HC ESSANA diharapkan semakin memperkuat perannya sebagai pilar ekonomi anggota serta mendukung penguatan gerakan koperasi di Kabupaten Brebes.
Penulis: Kontributor GMP News Kabupaten Brebes – Godhy M
Editor: Syz08

