Gmpnews.id, Sukabumi – Alun-Alun Gadobangkong, Kelurahan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, berubah menjadi pusat kemeriahan pada Jumat malam (17/7/2026). Ratusan warga dari berbagai penjuru memadati lokasi untuk menyaksikan pentas seni yang menghadirkan kolaborasi budaya tradisional dan musik modern dalam satu panggung.
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 20.00 WIB hingga 23.11 WIB ini dibuka dengan penampilan tari jaipong yang memukau dari para pelajar tingkat SD dan SMP. Gerakan luwes dan penuh semangat dari generasi muda tersebut berhasil mencuri perhatian penonton, sekaligus menegaskan bahwa seni tradisional tetap hidup di tengah perkembangan zaman.
Memasuki malam, suasana semakin semarak dengan penampilan musik band dan alunan reggae yang dibawakan komunitas anak muda MOD’S. Irama musik yang enerjik membuat suasana semakin hidup, bahkan mengundang sebagian penonton untuk ikut bernyanyi dan berpartisipasi di atas panggung.
Antusiasme masyarakat terlihat dari kehadiran warga yang datang tidak hanya dari wilayah sekitar seperti Pangsor, Badak Putih, Gang Lumbung, Rancabungur, Cimaja, Cikakak, Cisolok, hingga Jampang, tetapi juga dari luar daerah seperti Cianjur, Bogor, dan Bandung. Kehadiran mereka menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap kegiatan seni yang inklusif dan terbuka.
Tak sekadar hiburan, acara ini juga menjadi ruang ekspresi bagi masyarakat. Sejumlah warga dari berbagai kalangan, termasuk musisi jalanan, diberikan kesempatan untuk tampil dan menyalurkan bakat mereka secara positif di atas panggung yang tertata.
Ketua RW 27, Rijalubis, menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif anak muda Palabuhanratu yang mampu menghadirkan kegiatan kreatif dan bermanfaat bagi lingkungan.
“Kegiatan ini adalah bukti bahwa anak-anak muda memiliki potensi besar. Kami sangat mendukung karena ini menjadi wadah yang positif untuk berkarya dan berprestasi,” ungkapnya.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus digelar secara berkelanjutan sebagai sarana pembinaan dan pengembangan bakat generasi muda, khususnya di bidang seni dan musik.
“Harapannya, dari kegiatan seperti ini akan lahir talenta-talenta baru yang lebih profesional. Ini juga menjadi solusi agar minat bermusik anak-anak muda dapat tersalurkan dengan baik dan terarah,” tambahnya.
Didukung cuaca yang cerah sepanjang acara, suasana berlangsung kondusif dan penuh keakraban. Warga pun mengaku terhibur dan berharap pentas seni Malam Jumat ini dapat menjadi agenda rutin yang memperkuat identitas budaya sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat Palabuhanratu. (Hd/Jy)