Gmpnews.id, Kabupaten Madiun – Dewan Koordinasi Nasional (DKN) Garda Prabowo menghadiri peringatan Hari Jadi ke-458 Kabupaten Madiun, Jawa Timur, yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun pada Sabtu (18/7/2026).
Peringatan berlangsung khidmat di halaman Pendopo Ronggo Djoemeno, Caruban, diawali dengan upacara resmi dan dilanjutkan dengan tasyakuran sebagai ungkapan rasa syukur atas perjalanan panjang Kabupaten Madiun dalam membangun daerah.
Mengusung tema “Berinovasi dan Berkolaborasi untuk Kabupaten Madiun Bersahaja”, peringatan tahun ini menekankan pentingnya sinergi lintas sektor serta penguatan inovasi, khususnya dalam menghadapi era digital dan peningkatan kualitas pelayanan publik.
Sekretaris Jenderal DKN Garda Prabowo, Andri Yusana, bersama jajaran pengurus turut hadir dalam kegiatan tersebut, didampingi Bendahara Umum Kusnanto serta perwakilan Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK) Ir. Harry Mustofa SH, MH, juga rekan-rekan DKN yang ada di Ponorogo, Blitar, Madiun, Kehadiran mereka menjadi bagian dari dukungan organisasi terhadap pembangunan daerah.
Dalam kesempatan itu, Andri Yusana menyampaikan bahwa keikutsertaan Garda Prabowo bukan sekadar menghadiri seremoni, melainkan sebagai bentuk komitmen nyata dalam mendukung pembangunan nasional yang dimulai dari daerah.
Ia juga menyoroti partisipasi aktif Dewan Koordinasi Daerah (DKD) Garda Prabowo Jawa Timur yang diketuai oleh Denny Hermanto Sp, SH, MM dan tim yang hadir dalam acara tersebut ikut juga dalam rangkaian kegiatan peringatan tersebut, salah satunya melalui aksi jalan kaki dari Madiun menuju Istana Negara di Jakarta.
Menurut Andri, kegiatan tersebut bukan sekadar simbolis, melainkan bentuk nyata semangat nasionalisme dan pengabdian kader kepada bangsa.
“Perjalanan ini membawa pesan persatuan, ketahanan, dan semangat juang. Garda Prabowo ingin menunjukkan bahwa kontribusi terhadap bangsa dapat dilakukan dengan berbagai cara, termasuk melalui aksi inspiratif yang membangkitkan semangat kebersamaan,” jelasnya.
Ir. Harry Mustofa SH, MH sebagai Ketua Departemen OKK menambahkan, dukungan terhadap kegiatan tersebut juga diberikan oleh jajaran DKN berupa bantuan financial, kemudian Ketua DKD Jawa Timur dan jajarannya memberikan dukungan berupa kendaraan untuk mengawal dalam acara Aksi Jalan Kaki tersebut.
Sementara itu, Bupati Madiun, H. Hari Wuryanto, S.H., M.Ak., dalam sambutannya menyampaikan bahwa peringatan hari jadi menjadi momentum refleksi bagi seluruh jajaran pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Di usia ke-458 ini, kami berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik demi terwujudnya masyarakat Kabupaten Madiun yang bersih, sehat, dan sejahtera,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mendukung kinerja pemerintah daerah, terutama dalam menghadapi tantangan di era digital yang menuntut inovasi berkelanjutan.
“Tanpa inovasi, kita akan tertinggal. Sementara kolaborasi adalah kekuatan utama dalam membangun daerah. Semangat gotong royong harus terus kita jaga sebagai fondasi pembangunan,” tambahnya.
Dalam amanatnya, Bupati turut mengajak masyarakat meneladani semangat perjuangan Raden Ronggo Prawirodirjo III, tokoh bersejarah Kabupaten Madiun yang dikenal memiliki keberanian, integritas, serta jiwa nasionalisme tinggi.
Selain itu, Bupati memaparkan sejumlah capaian pembangunan Kabupaten Madiun sepanjang tahun 2025. Pertumbuhan ekonomi tercatat sebesar 5,33 persen, melampaui rata-rata nasional sebesar 5,11 persen.
Angka kemiskinan berhasil ditekan menjadi 10,40 persen, sementara tingkat pengangguran terbuka menurun menjadi 3,22 persen. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) juga meningkat menjadi 75,47.
Di sisi lain, Indeks Reformasi Birokrasi mencapai angka 87,33 dengan kategori memuaskan, menunjukkan peningkatan signifikan dalam tata kelola pemerintahan.
Pemerintah Kabupaten Madiun juga berhasil meraih berbagai penghargaan, di antaranya opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) ke-13 dari BPK RI serta enam penghargaan dalam ajang TOP BUMD Awards 2026.
Meski demikian, Bupati menegaskan bahwa capaian tersebut menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kinerja pemerintahan.
“Kami menyadari masih banyak yang perlu diperbaiki. Oleh karena itu, kami akan terus berupaya meningkatkan pelayanan publik dan melanjutkan pembangunan demi mewujudkan Kabupaten Madiun yang lebih maju dan sejahtera,” tegasnya.
Rangkaian kegiatan peringatan Hari Jadi ke-458 Kabupaten Madiun turut diisi dengan berbagai agenda, mulai dari upacara resmi, hiburan rakyat, pelepasan balon sebagai simbolis hingga penyerahan kendaraan operasional kepada seluruh kepala desa yang bernama Mobil Siaga.
Selain itu, acara juga ditandai dengan pelepasan peserta aksi jalan kaki dari Madiun menuju Istana Negara Jakarta sebagai bagian dari rangkaian peringatan.
Pelepasan Aksi Jalan Kaki Madiun ke Istana Jakarta dilakukan jam 10.00 WIB oleh Bupati dan Wakil Bupati Pemkab Madiun dan di dampingi Pengurus DKN dan Pengurus DKD Jawa Timur serta disaksikan oleh Pejabat daerah maupun masyarakat setempat, Dimana aksi tersebut dilakukan oleh kader Garda Prabowo Madiun, Eko Hadi Susilo, yang menempuh perjalanan selama kurang lebih satu bulan dan ditargetkan tiba bertepatan dengan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026.
Kehadiran berbagai elemen, baik pemerintah, organisasi kemasyarakatan, maupun masyarakat, dalam peringatan ini menjadi bukti kuatnya sinergi lintas sektor dalam mendorong kemajuan daerah.
Partisipasi DKN Garda Prabowo dalam kegiatan ini sekaligus menegaskan peran organisasi dalam memperkuat kolaborasi dan persatuan demi mendukung pembangunan nasional yang berkelanjutan. (Syz08)