KDKMP Ciampel Matangkan Persiapan Operasional, Manajer dan Ketua Pengurus Perkuat Sinergi

GMPNEWS.ID, BREBES — Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP) Ciampel, Kecamatan Kersana, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, terus mematangkan persiapan menuju tahap operasional. Upaya tersebut ditandai dengan pertemuan antara Manajer KDKMP Ciampel, apt. Muhammad Khosyie Abror, S.Farm., dan Ketua Pengurus KDKMP Ciampel, H. Mulyadi SA, S.E., di kediaman H. Mulyadi, Jalan Slamet Riyadi, Desa Ciampel, Jumat (9/10/2026).

Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi, menyelaraskan langkah, serta membahas kesiapan pengelolaan koperasi agar dapat berjalan secara tertib, profesional, dan berkelanjutan.

Dalam suasana penuh keakraban, kedua pihak berdiskusi mengenai berbagai aspek pengelolaan dan pengembangan koperasi. Koordinasi antara unsur manajemen dan pengurus dinilai penting untuk memastikan setiap pihak memahami peran serta tanggung jawabnya dalam mempersiapkan kegiatan operasional KDKMP Ciampel.

Muhammad Khosyie Abror merupakan tenaga manajerial yang berasal dari Kabupaten Bogor, Jawa Barat, dan mendapat penugasan di KDKMP Ciampel, Kecamatan Kersana, Kabupaten Brebes.

Penugasan lintas daerah tersebut menjadi bagian dari upaya menjalankan fungsi manajerial di lingkungan koperasi. Dalam pelaksanaannya, kemampuan beradaptasi dengan lingkungan setempat, membangun komunikasi dengan pengurus, serta memahami kebutuhan masyarakat menjadi aspek penting dalam mendukung pengelolaan koperasi.

Koordinasi antara manajer dan ketua pengurus diharapkan dapat membangun kesamaan visi dalam mempersiapkan operasional, termasuk menyusun langkah pengelolaan usaha yang sesuai dengan tujuan pembentukan koperasi.

Dengan demikian, kesiapan KDKMP Ciampel tidak hanya bertumpu pada ketersediaan fasilitas, tetapi juga pada kualitas koordinasi, pembagian tugas, serta komitmen bersama untuk menjalankan organisasi secara bertanggung jawab.

Ketua Pengurus KDKMP Ciampel, H. Mulyadi SA, S.E., memiliki pengalaman dalam bidang perkoperasian dan organisasi. Ia pernah menjabat sebagai Ketua Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kabupaten Brebes.

Pengalaman tersebut menjadi bagian dari perjalanan H. Mulyadi dalam mengikuti dinamika gerakan koperasi di tingkat daerah, termasuk perkembangan regulasi dan aspirasi para pelaku koperasi.

Bekal pengalaman itu diharapkan dapat mendukung pelaksanaan tugasnya sebagai ketua pengurus KDKMP Ciampel, khususnya dalam membangun tata kelola organisasi yang memperhatikan kepentingan anggota dan masyarakat desa.

Selain berkecimpung di dunia perkoperasian, H. Mulyadi juga pernah menekuni bidang jurnalistik. Pada 1994, ketika masih aktif sebagai jurnalis, ia berkesempatan mewawancarai sejumlah tokoh yang saat itu dikenal sebagai aktivis kampus, di antaranya Fadli Zon, Anies Baswedan, dan Adian Napitupulu.

Pengalaman di bidang jurnalistik dan organisasi tersebut menjadi bagian dari latar belakang H. Mulyadi dalam membangun komunikasi publik dan menjalankan perannya di lingkungan perkoperasian.

Dari sisi fasilitas, KDKMP Ciampel disebut telah memiliki sarana dan prasarana yang dinyatakan lengkap untuk mendukung persiapan operasional. Koperasi tersebut juga telah melewati tahapan verifikasi dan validasi (verval) tahap III, berupa verifikasi lapangan yang mencakup pemeriksaan fisik dan aset.

Tahapan tersebut menjadi salah satu bagian dari proses penilaian kesiapan koperasi. Meski demikian, kelengkapan sarana dan prasarana perlu diimbangi dengan kesiapan sumber daya manusia, administrasi, sistem pengelolaan, serta perencanaan usaha yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Sinergi antara manajer dan pengurus diharapkan dapat memastikan berbagai persiapan tersebut berjalan searah sehingga kegiatan usaha koperasi nantinya dapat dilaksanakan secara terukur dan berkesinambungan.

Adapun waktu dimulainya operasional KDKMP Ciampel belum disebutkan secara pasti dalam keterangan yang tersedia.

Keberadaan KDKMP Ciampel diharapkan dapat menjadi salah satu wadah penguatan ekonomi masyarakat Desa Ciampel. Melalui pengelolaan yang profesional, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan anggota, koperasi diharapkan mampu menghadirkan kegiatan usaha yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Pertemuan antara manajer dan ketua pengurus menjadi bagian dari langkah persiapan agar pengembangan koperasi tidak hanya berfokus pada penyediaan fasilitas fisik, tetapi juga mencakup kesiapan organisasi dan pengelolaan usaha.

Ke depan, keberhasilan KDKMP Ciampel akan bergantung pada konsistensi pengelolaan, koordinasi antar unsur organisasi, serta kemampuan mengembangkan usaha yang relevan dengan potensi dan kebutuhan masyarakat setempat.

Dengan fasilitas yang tersedia dan koordinasi yang terus diperkuat, KDKMP Ciampel diharapkan dapat segera memasuki tahap operasional serta berkontribusi terhadap penguatan perekonomian desa.

Penulis: Kontributor GMP News Kabupaten Brebes: HMDI

Editor: Syz08

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *