Gmpnews.id, Pekanbaru — Upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus dilakukan di tengah kondisi cuaca yang masih berpotensi memicu munculnya titik api. Kesadaran masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran secara terbuka dinilai menjadi salah satu langkah penting dalam mencegah meluasnya kebakaran. Selasa (15/09/2026)
Pesan tersebut disampaikan DKD Garda Prabowo Riau bersama jajaran Satgas Garda Prabowo melalui kegiatan sosialisasi pencegahan Karhutla sekaligus pembagian masker gratis kepada masyarakat, khususnya pengemudi kendaraan roda dua (R2) dan roda empat (R4).
Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (10/9/2026) tersebut digelar di Simpang Empat Taman Rekreasi Alam Mayang, Kota Pekanbaru, dengan menggandeng Polsek Kulim Pekanbaru.
Ketua DKD Garda Prabowo Riau, Suhardi Tarigan, bersama personel Satgas Garda Prabowo dan Polsek Kulim mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran sampah maupun lahan secara terbuka.
Selain berpotensi menimbulkan kebakaran yang lebih luas, asap dari pembakaran juga dapat mengganggu kualitas udara dan berdampak terhadap kesehatan masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, personel Garda Prabowo dan Polsek Kulim turut mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi Karhutla.
Masyarakat juga diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api maupun aktivitas pembakaran yang berpotensi menimbulkan kebakaran hutan dan lahan.
Meski hujan mulai turun di sejumlah wilayah, potensi Karhutla dinilai belum sepenuhnya hilang. Kondisi tersebut terutama perlu diwaspadai pada kawasan lahan gambut yang dapat kembali mudah terbakar ketika kondisi kembali kering.
Tak hanya pembakaran lahan, pembakaran sampah secara terbuka juga menjadi perhatian. Api yang awalnya berasal dari aktivitas rumah tangga dapat merambat ke area lain apabila tidak dikendalikan, terlebih saat kondisi lingkungan kering dan angin bertiup cukup kencang.
Pembagian masker gratis menjadi bagian dari kepedulian DKD Garda Prabowo Riau terhadap masyarakat sekaligus sebagai pengingat agar warga tetap menjaga kesehatan ketika beraktivitas di luar rumah.
“Mari kita bersama-sama menjaga Kota Pekanbaru agar tetap aman, sehat dan bebas asap. Jangan melakukan pembakaran sampah maupun lahan. Dan jangan lupa memakai masker saat bepergian,” ujar Suhardi.
Ia menegaskan, pencegahan Karhutla bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah maupun aparat, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
“Kesadaran dan kepedulian masyarakat sangat penting. Dengan bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak melakukan pembakaran sembarangan, kita dapat meminimalkan risiko Karhutla serta menjaga kualitas udara tetap sehat,” katanya. (Syz08)
