SPPG Polres Sukabumi 1 Perkuat Kemitraan dengan Petani Lokal, Dukung Program MBG

Gmpnews.id, Sukabumi – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres  Sukabumi 1 memastikan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan lancar tanpa kendala berarti. Selasa (08/09/2026)

Selain memastikan proses produksi dan distribusi makanan bergizi berjalan optimal, SPPG juga membuka peluang kerja sama dengan petani serta pelaku usaha lokal untuk mendukung kebutuhan bahan pangan.

Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan silaturahmi dan koordinasi dengan Humas SPPG Polres Sukabumi 1, Andi, serta Edo dan sejumlah pihak lainnya. Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat sinergi sekaligus membahas potensi kerja sama dengan masyarakat di wilayah Palabuhan Ratu dan sekitarnya.

SPPG Polres Sukabumi 1 yang berlokasi di Jalan Sudirman, Kelurahan Palabuhan Ratu, Kecamatan Palabuhan Ratu, Kabupaten Sukabumi, menyatakan siap membantu dan membuka kesempatan bagi petani maupun pelaku usaha lokal yang ingin menjadi bagian dari rantai pasok kebutuhan dapur MBG.

Sejumlah komoditas yang berpotensi diserap antara lain beras, garam, bawang merah, bawang putih, tahu, tempe, jeruk, pisang Ambon, apel merah, berbagai jenis buah, daging ayam, daging sapi, serta kebutuhan pendukung dapur lainnya, termasuk gas LPG sesuai ketentuan yang berlaku.

Andi menyampaikan bahwa pihaknya terbuka untuk menjalin kerja sama dengan masyarakat maupun pelaku usaha yang memiliki hasil panen dan produk pangan yang dapat memenuhi kebutuhan serta standar yang ditetapkan oleh SPPG.

Ia menegaskan, setiap bahan pangan yang akan digunakan terlebih dahulu melalui proses pemeriksaan untuk memastikan kualitas dan kelayakannya.

“Setiap hari kami melakukan uji organoleptik pada pagi hari. Pemeriksaan ini dilakukan untuk memastikan bahan pangan yang digunakan memenuhi standar kualitas sebelum diproses dan disalurkan,” ujar Andi.

Dengan pola kemitraan tersebut, program MBG tidak hanya diharapkan mampu memenuhi kebutuhan gizi masyarakat, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi petani dan pelaku usaha lokal melalui penyerapan produk pangan dari wilayah sekitar.

Untuk memastikan makanan dapat didistribusikan tepat waktu, aktivitas di dapur SPPG dimulai sejak dini hari. Para relawan dan petugas bekerja menyiapkan makanan hingga proses memasak selesai pada pagi hari.

Makanan yang telah selesai diproduksi kemudian didistribusikan kepada sejumlah kelompok penerima manfaat. Penyaluran mencakup TK, PAUD, SD, SMP, SMK, SMA, serta kelompok masyarakat lainnya, termasuk ibu hamil, ibu menyusui, kader, dan Posyandu.

Proses distribusi ditargetkan selesai pada pagi hingga menjelang siang sehingga makanan dapat diterima penerima manfaat dalam kondisi layak dan sesuai jadwal.

Operasional SPPG Polres Sukabumi 1 juga melibatkan sekitar 46 relawan. Mereka memiliki tugas masing-masing, mulai dari koki atau bagian memasak, mencuci peralatan makan, menyiapkan makanan, distribusi, kebersihan, hingga berbagai pekerjaan pendukung lainnya.

Keterlibatan puluhan relawan tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan seluruh rangkaian pelayanan, mulai dari persiapan bahan baku, proses memasak, pengemasan, hingga distribusi dapat berjalan secara terkoordinasi.

Dengan dukungan tenaga relawan dan kerja sama berbagai pihak, SPPG Polres Sukabumi 1 berkomitmen menjaga kelancaran pelaksanaan program MBG sekaligus mendorong keterlibatan masyarakat dan potensi ekonomi lokal.

Kolaborasi antara SPPG, petani, pelaku usaha, relawan, dan masyarakat diharapkan dapat membangun ekosistem pangan yang saling mendukung serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Kabupaten Sukabumi. (Hd/Jy)

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *